Jumat, 22 Oktober 2010

Nur Rahmah Oktafiani - Dongeng Zaman Pancaroba


Nur Rahmah Oktafiani
2115081312
3A
Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah karya atau buku. Tujuan dari resensi tu sendiri adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya tersebut patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak. Untuk membuat resensi yang baik, penulis harus menempatkan sasaran-sasaran yang harus dicapai. Umumnya tidak ada ketentuan yang dapat memuaskan semua orang, bagaimana seharusnya bentuk sebuah resensi yang baik. Namun demikian dapat diberi beberapa pokok untuk dijadikan sasaran penilaian itu. Pokok-pokok yang dapat dijadikan sasaran penilaian sebuah buku atau karya adalah :
1.       Latar Belakang
·   Tema
·   Deskripsi buku
·   Pengenalan pengarang
2.       Macam dan Jenis Buku
·   Klasifikasi buku (jenis buku)
·   Sasaran buku
·   Perbandingan dengan buku lain
3.       Keunggulan dan Kelemahan Buku
·   Organisasi buku (urutan analisis buku)
·   Isi buku
·   Bahasa (struktur, korelasi kalimat, diksi)
·   Teknik buku (perwajahan /cetakan)
4.       Nilai Buku
·   Perbandingan buku
·   Kritik
                    Dalam sebuah resesnsi buku yang berjudul “Dongen Zaman Pancaroba”, disana terlihat peresensi buku tersebut tidak mengabaikan sasaran-sasaran dari penilaian buku, mulai dari latar belakang sampai nilai buku, tetapi tidak sistematis sesuai urutannya. Setiap penulis memiliki caranya untuk memberitahukan buku yang ia resensi. Mulai dari gaya yang sistematis sampai dengan gaya selingkuh. Dalam resesnsi buku ini, peresensi mulai menjelaskan buku yang ia resensi dari latar belakang buku tersebut. Tema buku ia sajikan di awal sebanyak 1 paragraf (paragraph 7) . Deskripsi buku yang menginformasikan tentang judul buku,nama penulis,penerbit,terbitan, dan tebal dari buku tersebut. Pengenalan pengarang para resensi buku ini sungguh berbeda. Dalam resensi buku ini pengarang diperkenalkan tidak secara umum, pengarang diperkenalkan dengan membandingkan karya yang terbarunya ini dengan karya-karya sebelumnya (paragraph 8).
                    Pada resensi buku tersebut klasifikasi buku diulas pada paragraf 10. Perbandingan dengan buku lain diulas pada paragraf 11-13. Organisasi buku diulas pada pargraf 5-6. Isi buku diulas pada paragraph 1-4. Bahasa diulas pada paragraf 9-10. Teknik diulas pada paragraf 14. Kritik diulas pada paragraph 15-16. Dalam resensi ini, peresensi tidak memberitahukan sasaran dari buku yang ia resensi.
                    Peresensi menuliskan resensinya dengan bahasa yang mudah dimengerti  dan tidak terlalu membosankan. Ia juga menyatakan bahwa buku ini bukan hanya sekedar buku yang mementingkan bentuk tetapi juga mengembalikan prinsip novel sebagai cerita. Selama ini banyak penulis muda yang terjebak dalam jebakan pretensi, yang hanya mementingkan bentuk semata tetapi prisip novel sebagai cerita itu sendiri diindahkan. Secara keseluruhan peresensi menginformasikan seluruh dari isi buku tersebut dengan baik, objektif, dan jujur. Hanya saja sasaran dari buku tersebut tidak diinformasikan oleh peresensi.

1 komentar:

Nur'aini mengatakan...

Secara keseluruhan komentar resensi yang dibuat oleh Nur Rahmah sudah cukup baik. Misalnya, Nur Rahmah memulai komentar dengan pendahuluan yakni definisi dari resensi itu sendiri sehingga pembaca komentar tersebut disamakan terlebih dahulu persepsinya menegnai resensi. Selain hal tersebut, penilaian yang dilakukan oleh Nur Rahmah juga dapat dikatakan objektif karena penilaian yang diutarakan dengan pernyataan disertai dengan bukti, sebagai contoh ia mengatakan bahwa “pada resensi buku tersebut klasifikasi buku diulas pada paragraf 10”. Namun tetap saja masih ada beberapa hal yang perlu diperbaik. Saya membagi menjadi dua apa saja yang masih perlu diperbaiki yaitu hal yang terkait dengan teknis penulisan dan non teknis penulisan, sebagai berikut penjelasannya :
1. Teknis Penulisan, di antaranya yakni :
Kalimat yang digunakan kurang efektif. Contoh : “tetapi tidak sistematis sesuai urutannya”, di sana disebutkan kata sistematis dan urutannya, kedua kata tersebut disandingkan. Padahal konsep dari sistematis itu sudah melingkupi atau mewakili dari konsep urutan.
Ada beberapa kata yang tidak lengkap hurufnya. Contoh : “resesnsi”
Penggunaan tanda baca. Contoh : “Deskripsi buku yang menginformasikan tentang judul buku,nama penulis,penerbit,terbitan, dan tebal dari buku tersebut. Pengenalan pengarang para resensi buku ini sungguh berbeda.” Penggunaan koma dalam pengetikan setelah koma seharusnya diberikan spasi.

2. Non Teknis Penulisan
Nur Rahmah sudah memasukkan definisi dari resensi pada awal paragraf, kemudian dilanjutkan dengan komponen dari resensi. Namun, tidak disebutkan dari mana komponen itu berasal dalam artian teori yang dimasukkan tidak ditunjang dengan nama pencetusnya.
Ulasan yang dilakukan kurang tajam. Di awal paragraf dijabarkan definisi resensi kemudian langsung masuk ke komponen resensi tanpa ada wacana pengantar yang terkait dengan apa yang ingin ditulis oleh pengomentar.
Belum memasukkan kesimpulan.