Jumat, 22 Oktober 2010

Ririn Puspitaningrum - Kebangsaan di Mata Seorang Pancasilais


Nama   : Ririn Puspitaningrum
Kelas   : 3-A


KOMENTAR UNTUK RESENSI YANG BERJUDUL “KEBANGSAAN DI MATA SEORANG PANCASILAIS”


Bila dilihat secara keseluruhan, resensi ini sudah termasuk resensi yang lengkap jika kita melihat acuan menulis resensi berdasarkan buku Komposisi karya Gorys Keraf. Namun, kita tahu bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna begitu pula pada resensi ini, bisa dibilang resensi ini adalah resensi lengkap namun belum sempurna.
Saat membaca resensi di paragraf satu sampai paragraf dua, kita telah menemukan latar belakang mengapa pengarang menulis buku tersebut. Yohanes sebagai peresensi menyebutkan bahwa pidato-pidato Bung Karno telah membuka paradigma pengarang sehingga pada akhirnya menulis buku itu. Yohanes dalam resensinya pun menjelaskan sedikit mengenai pemikiran Bung Karno yang membuat pengarang yakin dan merasa terilhami. Hal itulah yang menjadi nilai tambah untuk resensi ini karena memang latar belakang penulisan merupakan pokok-pokok yang dapat dijadikan sasaran penilaian sebuah buku (komposisi, Gorys Keraf).
Pada paragraf tiga dan paragraf empat masih berhubungan dengan latar belakang penulisan, dijelaskan bahwa Soediman sebagai pengarang buku mengambil referensi dari buku-buku yang ditulis oleh pemikir barat untuk dijadikan acuan dalam penulisan bukunya. Buku-buku dari pemikir barat itu telah membuka kesadarannya tentang masa krisis dan kemerosotan sehingga menurutnya Indonesia harus waspada dalam mempergunakan unsur-unsur kebudayaan barat untuk pembangunan. Kalimat itu merupakan salah satu latar belakang penulisan yang juga menjadi bagian dari isi buku tersebut.
Pada bagian sub judul “revolusi total” resensi ini merupakan bagian dari penilaian peresensi terhadap isi buku yang diresensinya atau disebut juga keunggulan buku dalam buku komposisi Gorys Keraf. Di dalam penilaian tersebut terdapat organisasi buku yaitu hubungan antara satu bagian dengan bagian yang lain sehingga terlihat lebih sistematis dan tidak mengacak. Dalam sub judul ini juga terdapat pemikiran-pemikiran Bung Karno tentang revolusi total dan dilanjutkan oleh pemikiran Soediman di dalam buku tersebut.
Pada sub judul selanjutnya yaitu “pelopor filsafat pancasila” memperkenalkan siapa pengarang, latar belakangnya dan pendidikan yang ditempuhnya. Hal itu merupakan bagian dari latar belakang pengarang yang juga dijelaskan di buku komposisi mengenai dasar-dasar resensi. Bisa dibilang resensi yang baik karena memperkenalkan pengarang buku sesuai dengan buku yang ditulisnya dalam arti antara buku yang ditulis dengan latar belakang penulis berkaitan.
Pada paragraf terakhir, Yohanes pun mengungkapkan sedikit mengenai kelemahan dari buku tersebut. Kelemahan yang dilihat mengenai unsur kebahasaan seperti penyuntingan, kesalahan teknis pada tulisan, tata letak, daftar isi, daftar pustaka, dll. Namun, yang kurang dari resensi ini adalah mengenai macam atau jenis buku. Di buku komposisi karya Gorys Keraf diungkapkan bahwa peresensi yang tidak mencantumkan jenis buku apa yang diresensi, maka ia sudah gagal dalam melaksanakan tugasnya. Ia seharusnya menunjukkan kepada pembaca, buku yang baru diterbitkan itu termasuk dalam golongan buku yang mana. Dengan kata lain, harus mengadakan klasifikasi mengenai buku itu. Tapi sayangnya tidak diungkapkan pada resensi Yohanes ini.

1 komentar:

Nurul Assokhawati mengatakan...

Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya atau buku.
Dalam hal ini ririn telah menyebutkan pokok-pokok yang dapat dijadikan sasaran penilaian sebuah buku atau karya seperti, latar belakang yang dijabarkan sedemikian rupa dengan menuliskan kutipan pemikiran bung karno serta latar belakang penulisan.
Secara garis besar ririn telah mengungkapkan ulasan mengenai sebuah hasil karya atau buku dengan sangat baik.
Tidak lupa ririn juga menuliskan mengenai kekurangan dan kelebihan resensi yang ditulis yohanes dengan judul “Kebangsaan di Mata Seorang Pancasilais” ini seperti tidak dijelaskannya mengenai macam dan jenis buku.