Sabtu, 23 Oktober 2010

Nurul Assokhawati - Dongeng Zaman Pancaroba


Dongeng Zaman Pancaroba

Setelah membaca judul resensi tersebut, pasti dalam pikiran kita membayangkan zaman peralihan dari suatu masa ke masa lain, oleh karena itu disebut pancaroba. Dalam resensi ini Bonnie Triyana mengungkapkan ringkasan cerita dengan menarik, mengulasnya dengan lebih detail terutama saat menjelaskan tentang plot utama dan subplot pada novel Hotel Pro Deo karya Remy Sylado ini.
Ada hubungan erat antara sastrawan dan karya sastranya. Hal inilah yang dibicarakan pada resensi Bonnie Triyana. Menurut  Wellek dan Warren, biografi sastrawan dapat dipelajari dari luar karya sastra dan dari dalam karya sastra yang dihasilkan oleh sastrawan. Sebagai makhluk sosial, sastrawan dipengaruhi oleh latar belakang sosiologisnya yang berupa struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial, seperti pada saat Bonnie mengungkapkan tentang adanya sedikit keganjilan dibalik keberhasilan Remy menangkap jiwa (zeitgeist) sebuah periode yang aktraktif untuk diriwayatkan. Selain itu latar belakang psikologis juga disampaikan seperti pada ungkapan Bonnie “Dari novel ini kita tahu pergulatan batin penulis yang mengerti betul bagaimana problematik yang dihadapi bangsanya: banyak bandit berkeliaran di luar penjara”. Unsur-unsur kepribadian sastrawan seperti pengetahuan, perasaan dan dorongan naluri menurut Koentjaraningrat tertuang pada ungkapan tersebut. Kekurangan pada resensi ini justru terdapat sedikitnya teori tentang kebahasaan yang terkait pada novel tersebut padahal ketika sastrawan ingin menyampaikan pesannya, bahasa sebagai mediumnya harus di mengerti oleh pembacanya.
Secara umum, seperti yang dikemukakan Gorys Keraf mengenai resensi yaitu suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya atau buku. Resensi ini sudah mencakup semuanya, seperti terdapat isi resensi, ringkasan, kesimpulan, pengenalan sastrawan dan yang terpenting keunggulan dan kelemahan buku serta identitas buku sudah dikupas habis pada resensi ini.

1 komentar:

Nurmala Sari mengatakan...

Sebuah kesimpulan yang saya tangkap mengenai tulisan di atas adalah mengenai keadaan pergolakan politik atau keadaan zaman dalam novel karya Remy Silado.
Saudari Nurul berpendapat bahwa setting yang dibangun oleh Remy Silado dalam novelnya itu dipengaruhi oleh kehidupan sosialnya. Pendapat tersebut saudari Nurul buktikan dengan sebuah teori dari Wellek dan Warren. Hal ini dapat dikatakan baik.
Sayangnya pada paragraf inti komentar saudari Nurul hanya berisi hal di atas dan pendapatnya mengenai kekurangan resensi tersebut dalam segi bahasa tanpa ada penilaian.
Pada paragraf akhir saudari Nurul hanya menuliskan, "resensi ini sudah mencakup semuanya (baca-hal pembangun resensi)" tanpa penjabaran detil mengenai hal-hal itu dalam resensi di atas.