Rabu, 20 Oktober 2010

Ahmad Marzuqi - Kebangsaan di Mata Seorang Pancasilais

TUGAS
KOMENTAR RESENSI
MATA KULIAH : PK. Menulis
Dosen : Dra. Fathiaty Murtadho, M.Pd.

 oleh
Ahmad Marzuqi
2115081307
3A

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2010

Resensi adalah tulisan yang berisi ulasan mengeai isi dan nilai sebuah buku atau hasil karya, dan juga pertimbangan-pertimbangan terhadapnya. Tujuan dari penulisan resensi adalah untuk menyampaikan kepada pembaca apakah buku atau hasil karya itu perlu mendapat perhatian atau tidak, dan untuk membantu pembaca dalam memutuskan perlu tidaknya membaca atau menikmati sesuatu yang diresensi itu.
            Menurut Gorys Keraf dalam bukunya “Komposisi”, sebuah resensi setidaknya mengulas tentang tema karangan, deskripsi buku, ringkasan atau ikhtisar, kalsifikasi buku, organisasi buku, masalah bahasa, masalah teknik, dan perbandingan dengan karya lain, baik karya pengarang yang sama maupun karya pengarang lain dengan tema yang sama.
            Resensi buku Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia karangan Soedjiman Kartohadiprodjo yang ditulis Yohanes Krisnawan dan dimuat dalam Tempo, Minggu 15 Agustus 2010 adalah salah satu contoh resensi yang baik.
            Tema karangan diulas, seperti dalam kutipan sebelum karangan yang dengan tegas mencerminkan bahwa tema buku ini adalah mengenai pancasila.
            Mengenai deskripsi buku, resensi ini tidak cukup banyak mengulasnya. Identitas buku seperti judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, cetakan, tebal halaman, bahkan kode ISBNnya. Penulis resensi juga membahas tentang san pengarang, seperti latar belakang pendidikan, pekerjaan, kegiatan, dan juga pemikiran-pemikirannya. Terdapat dalam paragraf Sembilan sampai empat belas.
            Ringkasan atau ikhtisar memang tidak secara jelas ditulis dalam bagian tertentu. Penulis tampaknya hanya mengulas beberapa bagian dalam buku, terutama hanya pada perubahan sikap dan pandangan Soediman mengenai pancasila dan pemahamannya.
            Keunggulan dan kelemahan juga diulas. Ini terdapat dalam dua paragraf akhir. Sayangnya, keunggulan buku tidak begitu banyak diulas. Sementara kelemahannya, seperti dalam penyuntingan, kesalahan teknis dalam tulisan, tata letak, penyajian daftar isi, dan daftar pustaka, disebutkan lebih banyak.
            Terakhir, resensi ini tidak membandingkan buku yang diresensi dengan buku lain. Padahal, seperti yang tertulis dalam buku “Komposisi” Gorys Keraf, nilai sebuah buku baru akan lebih jelas bila dibandingkan dengan karya-karya lainnya.

1 komentar:

Yuni Chaerunnufus mengatakan...

Menanggapi komentar Juki terhadap resensi yang berjudul Kebangsaan di Mata Seorang Pancasilais menurut saya, cukup baik. Juki mengawali komentar dengan memaparkan apayang dimaksud dengan resensi berdasarkan buku Komposisi karangan Gorys Keraf.

Cara Juki mengomentari dengan mengklasifikasikan bagian per bagian secara sistematis berdasarkan urutan unsur-unsur resensi yang ada di buku Komposisi.

Komentar Juki cukup baik karena pola tulisannya sudah terstruktur dengan baik sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Sayangnya komentar Juki kurang mendalam dan tidak ditutup dengan penutup atau kesimpulan yang merangkum secara keseluruhan.